Terbaru

latest

Biadab, Rezim Suriah Habisi Ratusan Warga Idlib Dengan Gas Beracun

Sebagian besar korban berasal dari anak-anak, kaum perempuan dan orang tua. Korban yang masih hidup menderita sesak napas.

Kamis, 06 April 2017

/ by Abu Syafiq
Korban berjatuhan di Idlib (mc-doualiya)

Penyerangan terhadap warga sipil di Suriah terus berlanjut hingga hari ini. Menurut saksi mata, lebih dari 100 orang tewas dan ratusan warga sipil lainnya menderita luka-luka akibat serangan rudal berisi gas beracun yang dilancarkan tentara Basyar Asad di kota Khan Syaikhun, selatan Idlib, yang berada di sebelah utara Suriah, pada Selasa pagi (4 April 2017) lalu.

Sebagian besar korban berasal dari anak-anak, kaum perempuan dan orang tua. Korban yang masih hidup menderita sesak napas.

Menurut keterangan saksi mata yang berada di daerah utara Hama, pesawat militer yang memborbardir Khan Syaikhun adalah pesawat Sukhoi Su-22. Hal ini telah dikonfirmasikan oleh pihak Rusia dan menyatakan bahwa rezim Suriah yang bertanggung jawab atas pengeboman dengan gas bercaun tersebut.

Di samping itu, menurut laporan situs Shaam, sejumlah helikopter juga melemparkan bom tong berisi gas Sarin, yang menyebabkan terjadinya sesak napas di kalangan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Dalam hal ini, salah satu sumber dari pihak pemerintah mengatakan, bahwa pesawat yang menjatuhkan gas Sarin di Idlib hanya dimiliki oleh rezim Suriah di bawah kepemimpinan Basyar Asad.

Salah satu bukti kejamnya tentara Basyar Asad, pengeboman tersebut juga dilakukan pada rumah sakit setempat.

Menurut laporan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, pengeboman menggunakan gas Sarin itu membuat korban sesak napas, pingsan, muntah-muntah, bahkan ada yang mengelurkan busa dari mulutnya.

Satuan Pertahanan Sipil Suriah yang mendukung penuh perjuangan para oposisi juga melaporkan, bahwa rudal diluncurkan oleh pesawat tentara Basyar Asad itu penuh dengan gas Sarin, yang menyebabkan banyak korban meninggal, luka-luka, pingsan, dan sesak napas.

Kejadian ini mengetuk hati para pengguna internet (netizen) dari dunia arab dan dunia Internasional. Mereka meminta agar rezim Suriah segera diseret ke Mahkamah Internasional.

Korban dari kalangan anak-anak (alarabiya)

Korban dari kalangan anak-anak (metrolatam)

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Don't Miss
© Bersamadakwah.net - BedaMedia Grup