$type=grid$count=4$tbg=rainbow$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

Tegas, Pemimpin Hamas Beberkan Proyek Yahudi di Balik Pernyataan Trump

Haniyah juga membeberkan rencana para menteri Zionis Israel yang sedang merancang mega proyek bernama Yerusalem Raya

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah (sindonews)
Pada hari Selasa (26 Desember 2017), Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah dengan tegas mengatakan bahwa keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem (Alquds) sebagai ibukota Israel adalah bagian dari rencana untuk mengaburkan masalah Palestina.


Dalam pidatonya di hadapan pejuang Hamas itu, Haniyah menyebutkan, keputusan Trump tersebut sangat berbahaya dan merupakan agresi terang-terangan terhadap rakyat Palestina secara khusus dan seluruh bangsa Arab dan dunia Islam secara umum.

Haniyah juga menuturkan, keputusan Trump bagian dari sebuah pertempuran besar yang bertujuan untuk menghapus negara Palestina dari peta dunia.

Di samping itu, Haniyah juga membeberkan rencana para menteri Zionis Israel yang sedang merancang mega proyek bernama Yerusalem Raya. Menurutnya, Zionis Israel juga berencana membangun permukiman di Tepi Barat sejumlah 300.000 unit untuk orang-orang Yahudi dan penerapan hukum Israel di kawasan tersebut.


Dalam kesempatan tersebut, Haniyah menyatakan bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat tersebut sangat terkait dengan bangsa Arab, dunia Islam, dan entitas Palestina serta Alquds.

“Ini semua berkaitan dengan tanah, sejarah dan masa depan kita semua,” ujarnya.

Haniyah menyayangkan sebagian oknum penguasa negara Arab yang menerima kehadiran Yahudi di tanah Palestina yang menyatakan bahwa Yerusalem adalah kota suci bagi orang Yahudi sebagaimana halnya Mekah kota suci bagi umat Islam.

Namun demikian, Haniyah optimis bahwa bangsa Palestina bisa melalui semua masalah ini.

“Proyek-proyek yang mereka rancang membuat kita sebagai bangsa Palestina menjadi ujung tombak umat Islam. Kita meminta para pemimpin negara Arab dan dunia Islam untuk menyatakan posisi jelas dan tegas mengenai masalah Palestina dan Alquds,” tegasnya. Demikian diwartakan kantor berita SAFA.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]

COMMENTS

Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content