Afi Nihaya caci maki Miftah
![]() |
| Afi Nihaya |
Penulis yang belakangan dikenal sebagai plagiator Afi Nihaya Faradisa menghina Miftahul Jannah, atlet judo yang menolak melepas hijab di ajang Asian Para Games 2018.
Afi yang pernah diundang Istana itu menyebut negara rugi berkali lipat karena peluang medali di nomor judo tersebut hilang gara-gara Miftahul Jannah.
Berikut tulisan lengkapnya di laman media massa pada Selasa (9/10/2018):
1. Anda ingin bunuh diri, Mbak? Awalnya saya salut dengan Anda karena mengira Anda tidak tahu apa-apa soal peraturan. Eh ternyata Anda sudah tahu dari awal tapi ngeyel. Entah karena apa. Saya kecewa.
2. Anda ingin mendobrak peraturan? Ya jangan saat sudah tanding, ikutlah kongres atau konferensi judo internasional lalu suarakan pendapat Anda. Jika Anda baru protes saat pertandingan akan dimulai, Anda tidak benar-benar ingin memperjuangkan jilbab, tapi hanya INGIN MENCARI POLEMIK, SENSASI, KISRUH, KERIBUTAN TIDAK JELAS.
3. Berjilbab adalah hak semua perempuan. Termasuk saya. Tapi, kalau Anda sudah tahu memang peraturannya gitu, Anda pikir semua orang di dunia ini harus menyuaikan diri dengan keyakinan Anda? Sorry ya, setahu saya muslim tidak boleh egois.
4. Anda telah merebut hak atlet-atlet potensial lain yang dapat berlaga untuk Indonesia. Jahat namanya.
5. Negara rugi berkali lipat karena peluang medali di nomor judo tersebut hilang.
6. Biaya yang telah dikeluarkan oleh negara untuk training, akomodasi, semuanya terbuang sia-sia. Dan biaya itu tidak sedikit, Mbak! Uang rakyat dan kesempatan dari pemerintah sampai Anda bisa tiba di arena pertandingan itu ada keringat bahkan darah dari bangsamu sendiri, dan Anda bersikap konyol, terlebih lagi Anda sudah tahu ada aturan itu.
7. Keributan tidak penting seperti ini mempengaruhi penilaian negara lain terhadap Indonesia 👉 "Atlet Indonesia kok gitu ya?"
Padahal kita sudah susah payah membangun image baik melalui Asian Games dan IMF. Bukan cuma Indonesia, Anda juga merusak image para atlet difabel yang banyak jadi inspirasi kemarin.
8. Jika memang sejak awal Anda bersikeras mempertahankan pendirian, pilihlah cabang olahraga lain yang sesuai dengan niatan Anda itu, sehingga tidak menyia-nyiakan usaha dan kesempatan yang sudah negara berikan kepada Anda untuk berprestasi.
Salam dari saya,
Seorang muslimah berjilbab.
Seorang muslimah berjilbab.

Cieeee yg mengomentari tidak lebih baik dari pada yg di komentari
BalasHapusPerbaiki dulu akhlak mu nak, jgn pandai menilai org.. Renungkan, apa yg kamu perbuat sudah benar.. Jgn menambah malu akan kelakuanmu.. Wassalam.
BalasHapusBrjilbab itu bukan hak perempuan.tp kwajiban bgi semua wanita muslim.
BalasHapusTetap sepakat dg miftahul, kalau negara takut rugi krnapa tetap diikutkan?
BalasHapusTau apa ni bocah plagiator,bisanya cuma jiplak dan sekarang mencaci maki orang lain,,sini lo tak tampol mulut lo br tau rasa
BalasHapusGa heran prestasinya krn plagiator.. cari sensasi supaya diundang lagi ke istana...
BalasHapusDah kelewat batas anak ini
Hapushari ini saya berkata bahwa nona AFI yang terhormat,perkataan anda adalah luapan kekesalan anda, namun di dalam kekesalan anda terdapat kesalahan apalagi anda kutipan terakhir anda 'seorang muslimah berjilbab'
BalasHapusmaka saya katakan anda tidak berjilbab,hanya memakai penutup kepala,kenapa sudah jelas ketika seoranf wanita menutup auratnya dgn hijab maka lisan yang harus di jaga,pendirian seorang muslimah yang sudah berhijab dgn niat yang kuat karena ridho ALLAH SWT, maka tak akan goyah walaupun segunung emas di hadapannya...
saran saya nona AFI yang tsrhormat, tak usa di permasalahkan toh anda tak mendapatkan apa2, apabila anda mendapatkan popularitas, maka itu hanya kenikmatan sesaat dan tak sebesar biji jagung...
wassalam nona AFI dari saya nyong AMBON
Mantap ... Setuju
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusJngan ckap sola rugi negara ya pempuan..Klau ckap soal rugi..Bumi aceh sudah lama rugi..Sejak indonesia merdeka dlu..Sejak mulai indonesia merdeka. mulau sejak itulah aceh mulai rugi..
BalasHapusTau kah anda..Hasil bumi aceh dikuras.Rkyat aceh di bantai..Berpuluh puluh tahun hasil bumi aceh di kuras..Sudah tak dpat terhitung rakyat aceh rugi..Berbanding yg kmu ckap tu..Baru seberapa..Pikir pakai otak klau berbicara..Jangan pakai lutut..Rakyat aceh tidak rela membuka AURAT semata mata demi suatu juara..Rakyat aceh libih mementingkan HUKUM ALLAH..berbanding hukum negara..Jngan sama kan anda dengan rakyat aceh..Aceh masih punya harga diri..Tidak seperti anda..
Cieeee plagiator cari sensasi lagi
BalasHapusIni bocah,dah kelewatan
HapusKakean cangkemmu Cah..!
BalasHapusBego dipelihara.
BalasHapusduhh..baru dapat gelar plagiator aj udh sok jadi muslimah berjilbab wkwkwkkw.....istighfar neng istighfar....
BalasHapusKalo ngeliat kejadiannya, seperti nya PB. PJSI juga tidak mengetahui aturan tersebut. Berarti negara pun tidak tahu aturan tersebut.
BalasHapusKalau PJSI/negara sudah tau aturan nya, kenapa juga membiarkan sang atlit tetap ikut serta.
Negara juga harus melindungi hak warga negara nya untuk dapat melaksanakan kewajiban nya terhadap agama yg dianut nya.
Tidak ada yg salah terhadap sang atlit dalam mempertahankan prinsip nya.
Yang justru mengherankan, kenapa turnamen olahraga bisa terintervensi dengan isu agama (harus lepas hijab)? Kan yg dilihat adalah sportifitas nya, bukan agama nya.
Waktu Asian Games kemaren, banyak atlit yg berhijab, dan "fine - fine" aja...
Cmiiw
ternyata..bkn sekedar buruk muka nyaa..tp buruk pula perangainya..smg diberi hidayah oleh Allah SWT.Aamiin
BalasHapusAdek plagiator yg cari sensasi lagi, "salam dari saya yg berjilbab" tulisan terakhir adek ingin menampakkan bahwa adek juga memakai jilbab tapi apa yg adek ungkapkan memperlihatkan bahwa adek tidak berhijab hanya sekedar ada balutan kain yang menutupi rambutx. Wassalam
BalasHapusOoo...ratu jiplak bisa njeplak juga ya ?
BalasHapusOoo...ratu jiplak bisa njeplak juga ya ?
BalasHapusMba Afi sendiri sudah berbuat apa utk negara,,? Yg saya tau cuma pinter jiplak dan cari sensasi doang deh,,,belajar lagi ya mba, biar pinter dan ga keblinger,,
BalasHapusSemoga engkau diberi hidayah mbak, salut untuk miftahul jannah..
BalasHapusIki Afi si Plagiat kae kan.?
BalasHapusO... ada peningkatan nih kayaknya. Dari plagiat menjadi pencacat dan penjilat
Musuh islam yg pling bhaya itu adalah munafikun, berbalut hijab seolah hijaber tp dy tidak meyakini bahwa hijab itu adalah kewajiban melainkan hak. Hanya demi popularitas berani mencaci org yg betul2 yakin akan tanggung jawab nya dihadapan allah akan berhijab. Sebaiknya anda bersyahadat neng affi, lebih baik kafir harbi yg jelas terang benderang memusuhi islam dr pd kaum munafikun yg menyerang dr dalam.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMerasa sok benar...nambah lagi satu orang munafik..ngaku muslim tapi merendahkan saudara muslim lainnya,terlebih muslimah yg mempertahankan kewajiban agamanya...ente bahlul afi.
BalasHapusWowowowo....si neng mau juga di gosipkan tp ngak punya tema terpaksa nyala2in org lain..jgn2 Islam Nusantara juga dirimu neng Afi..
BalasHapusPengen terkenal karna sensasi bkn karna prestasi. Aneh bin ajaib org yang punya prinsif yg baik kok disalahkan.
BalasHapusDek... Semoga komentar yg ada bisa membuat mu menjadi manusia yang lebih baik... Mungkin bukan sanjungan yang kamu butuhkan tapi nasehat dari saudara muslim mu yang mengingin kebaikan untukmu
BalasHapusPlagiator cari muka
BalasHapusKata org jawa gerayangi jitokmu disek
BalasHapusPak polisi tolong penjarakan bocah dongo ini
BalasHapusNyadaaar mbak ee ..
BalasHapusJilbab itu bkn hak tp kewajiban ..
Kamu tau kan apa makna hak n kewajiban .. ?
Perempuan Aceh masih sadar mana dunia mana akhirat ..
Bkn kek kamu cm tau dunia saja .. ������
otak plagiat, bacot ngawur, tiada malu secuilpun sebab urat malumu terputus.
BalasHapusmengaku muslimah berjilbab, tapi mencaci muslimah lain. PRESTASI KAU APA, AFI?