Baper Kumat, RK Sindir (Pendukung) Aher Soal China

- Desember 11, 2018
metrotv
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyindir orang-orang yang menurutnya xenophobia berlebihan. Xenofobia adalah ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain, atau yang dianggap asing. Beberapa definisi menyatakan xenofobia terbentuk dari keirasionalan dan ketidakmasukakalan.

"Buat yang selalu xenophobia berlebihan. Berhubungan dengan pihak luar negeri itu proporsional. Selalu mengedepankan asas mutual benefit," kata pendukung Jokowi itu pada 8 Desember 2018. 

"Rencana Kerjasama Pemprov Jabar dengan China adalah melanjutkan yg sudah diteken Pak Aher tahun lalu. Hatur Nuhun," kata dia. Ia mengunggah kabar soal Ahmad Heryawan, Gubernur Jabar sebelumnya. Disebutkan dalam berita bahwa pemprov Jabar di bawah Aher ketika itu menandatangani nota kesepahaman antara Indonesia dengan Republik Rakyat China. 

Unggahan RK mengundang respons dari warganet. RK dinilai tidak memahami substansi penolakan warga negara lain.


"Betul Pak, sebenarnya yang jadi permasalahan kan masalah TKA yang bekerja, bawa pekerja dari pekerja tingkat atas - sampai tingkat bawah kalau dengan Negara China. kalau mereka seperti jepang , korea, US yang hanya bawa senior/manager saya rasa tidak ada masalah," kata warganet bernama Raka Ade.

Selain itu, RK dinilai terlalu mengurusi hal-hal yang receh dan tidak substantif. "Saran kang, yg begini mah gak level ditanggapin langsung ama kang Emil,  info pakai spt ini biar biro terkait dipemda atau humas aja kang ..kang emil fokus kedepan bangun jabar dan tetap twit 'receh yg membawa harapan & kegembiraan," kata warganet bernama Dedy Ismanto. 
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search